• Juni 8, 2024

Kemendikbudristek Melepas Pelayaran Muhibah Tradisi Dengan Jalur Rempah 2024

Kementerian Pengajaran, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melepas 29 Laskar Rempah dalam pelayaran batch 1 Muhibah Tradisi Jalur Rempah (MBJR) 2024 dengan rute Jakarta – Belitung Timur – Dumai.

Pelepasan pelayaran ini berlangsung di Lapangan Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) Jakarta, Jumat 7 Mei 2024.

Direktur Jenderal Kebudayaan, Hilmar Farid, mengatakan bahwa pelayaran MBJR diawali dari refleksi kepada kenyataan sejarah Indonesia sebagai negara maritim. Program ini berusaha memperkenalkandan menyusuri kembali jejak sejarah kemaritiman Indonesia.

“Tujuan akhir dalam pelayaran ini bukan tiendasdeconveniencia.org cuma menumbuhkan minat pada sejarah kemaritiman, namunjuga menggali warisan kebiasaan kemaritiman lainnya seperti KRI Dewaruci yang sudah ditetapkan sebagai Cagar Tradisi dan juga tapak sejarah lainnya di persinggahan pelayaran kapal. Lebih dari itu, kita memiliki banyak praktik-praktik tradisional yang berkaitan dengan kemaritiman, dan segala itu seharusnya kitalestarikan,” ucap Hilmar.

Hilmar mengucapkan terima kasih kepada segala pihak yang sudah mendukung kegiatan MBJR 2024, lebih-lebih untuk TNI Angkatan Laut yang sudah bekerja sama dalam tiga tahun terakhir dalam pelayaran MBJR.

“Kita bukan cuma sekedar menghidupkan kebudayaan masa lalu, tapi juga ada kaitannya denganmasa depan. Pengetahuan masyarakat Indonesia mengenai sumber tenaga maritim sungguh-sungguh luar biasa,untuk itu sudah seharusnya kita lestarikan dan membawa kemajuan bagi Indonesia,” pungkasnya.

Pada peluang yang sama, Kepala Staf Armada RI, Laksamana Muda TNI Didong Rio Duto Purwo Kuntjono, mewakili Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL), mengatakan bahwa via pelayaran MBJR 2024 semoga KRI Dewaruci menjadi duta bangsa dalam memperkenalkan kembali kejayaan maritim dankekayaaan kebiasaan Indonesia kepada dunia internasional.

“Berlayarlah dengan sungguh-sungguh, selalu diiringi dengan doa agar sasaran pelayaran dapattercapai. Optimalkan penggunaan media sosial dengan bijaksana untuk membangun citra positif TNI AL, serta bangun kebersamaan sesama peserta yang berasal dari beragam wilayah Indonesia untuk memperkuatpersatuan dan kesatuan Indonesia,” sebutnya.

Pelayaran di Wilayah Barat Indonesia

Didong berharap segala peserta MBJR agar dapat mengambil manfaat untuk mempelajari sejarah danbudaya Jalur Rempah secara mendalam.

“Jadikan MBJR 2024 ini sebagai momentum kebangkitan jiwa Bahari putra putri bangsa Indoenesia,” pungkasnya.

Selanjutnya, Direktur Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan, Irini Dewi Wanti, mengatakan bahwa setelah 2 tahun sebelumnya MBJR sudah melaksanakan pelayaran ke Indonesia komponen Timur ditahun 2022 dan komponen Tengah tahun 2023, tahun ini pelayaran akan mengarungi spot-spot Jalur Rempah di wilayah Indonesia Barat yaitu Jakarta, Belitung Timur, Dumai, Sabang, Malang, Tanjung Uban, Lampung, dan kembali ke Jakarta. Semua pelayaran diawali pada tanggal 7 Juni sampai 17 Juli 2024.

“Program ini tak cuma mempromosikan kekayaan kebiasaan Indonesia, tapi juga memperkuat negosiasi kebiasaan dengan negara-negara sahabat. Untuk pertama kalinya, pelayaran MBJR akan berlabuh ke Malaysia, via spot Malaka,” ujarnya.