• Januari 22, 2024
Sepatu oxford

Jenis Sepatu Kulit Laki-laki untuk Bergaya, Sudah Punya yang Mana?

Sepatu kulit pria sering diakui sebagai pilihan sepatu untuk keperluan usaha atau acara resmi saja. Padahal, sepatu kulit termasuk memadai fleksibel dan cocok jikalau dipadukan dengan beraneka type yang tak harus mengenakan jas lengkap atau dasi.

Saat ini pun, ada banyak cara memaksimalkan tampilan dengan sepatu kulit untuk tampilan yang mengesankan.

Tak ada salahnya untuk paham beraneka tipe sepatu kulit pria sehingga sanggup tampil maksimal dan meningkatkan rasa percaya diri di saat akan bermain di situs slot online server thailand.

Tipe sepatu kulit laki-laki yang harus dimiliki

Mengutip laman Nypost dan sumber lainnya, selanjutnya sebagian jenis sepatu kulit laki-laki untuk tampil maksimal di beraneka kesempatan. Kamu udah memiliki yang mana?

1. Sepatu oxford

Sepatu oxford kerap dideskripsikan sebagai sepatu formal. Ya, sekilas tampilannya sebetulnya memadai rapi dan tertutup.

Sepatu oxford memiliki ciri khas sistem tali pengikatnya yang lebih tertutup dan sebagian besar talinya disembunyikan di bagian atas sepatu.

Siluetnya yang rapi sanggup beri tambahan kesan klasik bagi yang menghendaki muncul rapi.

Biasanya oxford selamanya datang di dalam dua warna, layaknya hitam dan coklat. Warna hitam benar-benar cocok dikenakan untuk keperluan acara formal, sedang coklat untuk tampil lebih kasual.

2. Sepatu derby

Sepatu derby sedikit serupa dengan oxford, bedanya ada di sistem tali terbuka dan di bagian atasnya disematkan lubang untuk tali pengikat.

Sepatu derby biasanya termasuk dibikin dengan material yang lebih kokoh dan look yang matte, kalau suede, sehingga beri tambahan tampilan yang lebih kasual.

Ciri khasnya memiliki outsole dari bahan karet dengan bagian ujung kaki yang sedikit membulat. Ini mengakibatkan tampilannya jauh lebih muncul kasual, tapi selamanya rapi.

Variasi sepatu derby termasuk lebih banyak daripada oxford karena produsen sepatu terbiasa membuatnya di dalam warna hitam, coklat, navy, dan marun.

3. Monk strap

Jika mencari sepatu kulit tanpa tali, monk strap sanggup jadi keliru satu pilihan. Seperti namanya, monk strap gunakan pengikat bersifat gesper kulit sebagai pengganti tali.

Terkadang kuantitas gespernya sanggup satu, dua, apalagi tiga untuk kesan yang beragam.

Desain sepatu ini termasuk memadai sederhana dan cocok dikenakan untuk pertemuan penting, acara pernikahan, atau acara apa pun yang butuh kesan rapi.

Dikutip dari Esquire, monk strap berasal dari Eropa terhadap abad ke-15. Konon, sepatu ini kerap dipakai oleh para biarawan.

Selanjutnya terhadap th. 1920-an, sepatu ini jadi pilihan para laki-laki yang menghendaki tampilan tidak mencolok, tapi selamanya gaya.