• Juni 6, 2024

Gempa Hari Ini di Indonesia Kamis 6 Juni 2024, Bermagnitudo 2,7 Getarkan Kabupaten Sumedang Jabar

Pada hari ini, Kamis (6/6/2024), Bumi Pertiwi kembali digetarkan lindu. Hingga pukul 19.30 WIB, cuma terjadi satu kali gempa hari ini terjadi di Indonesia.

Lindu hal yang demikian menggetarkan dini hari tadi pukul 02:21:11 WIB di wilayah Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat (Jabar), seperti dilaporkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Pusat gempa berada di darat 4 kilometer timur laut Kabupaten Sumedang,” papar BMKG melewati laman resminya www.bmkg.go.id, Kamis (6/6/2024). Lindu di Indonesia hal yang demikian memiliki kekuatan magnitudo 2,7 dengan kedalaman 9 kilometer. Gempa dinikmati MMI (Modified Mercalli Intensity) II di Sumedang Selatan dan Cimalaka.

Episenter lindu berada pada spaceman slot koordinat titik 6.82 Lintang Selatan (LS) dan 107.93 Bujur Timur (BT).

Apa Itu Gempa Bumi?
Untuk diketahui, gempa bumi adalah petaka alam yang bersifat merusak. Fenomena ini dapat terjadi tiap dikala dan berlangsung dalam waktu singkat. Dan Indonesia termasuk wilayah rawan akan petaka gempa.

Gempa bumi adalah petaka yang dapat menyebabkan kerugian nyawa dan materil.

Berdasarkan WHO, secara global gempa bumi menyebabkan 750 ribu kematian selama kurun 1998-2017. Lebih dari 125 juta orang terkena pengaruh gempa bumi selama jangka waktu ini.

Tanggap Petaka Gempa Bumi
Meskipun tak dapat dicegah, gempa bumi adalah petaka yang dapat dihadapi. Salah satu metode menghadapi gempa bumi adalah tanggap akan petaka gempa bumi.

Teladan tanggap gempa bumi adalah mengetahui prosedur evakuasi dan mematuhi petunjuk keselamatan dikala petaka ini datang.

Berdasarkan BNPB, gempa bumi adalah getaran atau guncangan yang terjadi di permukaan bumi yang disebabkan oleh tumbukan antar lempeng bumi, patahan aktif, akitivitas gunung api atau runtuhan batuan.

Berdasarkan BMKG, gempa bumi adalah momen bergetarnya bumi pengaruh pelepasan kekuatan di dalam bumi secara tiba-tiba yang ditandai dengan patahnya lapisan batuan pada kerak bumi.

Berdasarkan WHO, gempa bumi adalah guncangan hebat dan tiba-tiba dari tanah, yang disebabkan oleh pergerakan antara lempeng tektonik di sepanjang garis patahan di kerak bumi. Gempa bumi dapat mengakibatkan goncangan tanah, likuifaksi tanah, tanah longsor, retakan, longsoran, kebakaran dan tsunami.

Antisipasi Gempa Bumi Sebelum Terjadi

Ini yang harus dikerjakan sebelum, sesaat, dan sesudah gempa bumi.

Sebelum Terjadi Gempa
Pastikan bahwa struktur dan letak rumah Anda dapat terhindar dari bahaya yang disebabkan oleh gempa, seperti longsor atau likuefaksi. Evaluasi dan renovasi ulang struktur bangunan Anda agar terhindar dari bahaya gempa bumi.
Kenali lingkungan tempat Anda berprofesi: observasi letak pintu, lift, serta tangga darurat. Kenal juga di mana tempat paling aman untuk berlindung.
Belajar menjalankan P3K dan alat pemadam kebakaran.
Catat nomor telepon penting yang dapat dihubungi pada dikala terjadi gempa bumi.
Atur perabotan agar menempel kuat pada dinding untuk menghindari jatuh, runtuh, bergeser pada dikala terjadi gempa bumi.
Atur benda yang berat sedapat mungkin berada pada komponen bawah.
Cek kestabilan benda yang tergantung yang dapat jatuh pada dikala gempabumi terjadi.
Simpan bahan yang gampang terbakar pada tempat yang tak gampang pecah agar terhindar dari kebakaran.
Selalu mematikan air, gas dan listrik bila tak sedang digunakan.
Siapkan alat yang harus ada di tiap tempat: Kotak P3K, senter/lampu baterai, radio, makanan suplemen dan air.